"KUBIC" UPN Veteran Jawa Timur Divalidasi APSDI sebagai Perintis Platform Digital Interior Waste-Based Material Library di Indonesia
SURABAYA — Upaya menghadirkan inovasi berupa platform dokumentasi dan referensi
material desain interior yang lebih berkelanjutan kini mendapat dukungan
pengakuan dari asosiasi keilmuan nasional. Program Studi Desain Interior,
Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa
Timur mengembangkan KUBIC (Knowledge Unit for Interior Biomaterial
Innovation & Collection), sebuah platform digital yang dirancang untuk
mendokumentasikan dan menyediakan referensi material interior berbasis limbah (waste-based
material).
Inovasi tersebut
memperoleh validasi dari Asosiasi Program Studi Desain Interior Indonesia
(APSDI) melalui Surat Keterangan/Validasi Inovasi Nomor 001/APSDI/9/2026
tertanggal 14 September 2026. Berdasarkan telaah terhadap inovasi dan dokumen
pendukung yang diajukan, APSDI memvalidasi KUBIC sebagai perintis platform
digital interior waste-based material library di Indonesia yang
dikembangkan oleh mahasiswa dan dosen Program Studi Desain Interior UPN
“Veteran” Jawa Timur.
Mengubah Limbah
Menjadi Pengetahuan Material
Dalam praktik
desain interior, material bukan sekadar elemen pembentuk ruang. Karakteristik
fisik, tampilan visual, proses pengolahan, hingga asal bahan turut menentukan
kemungkinan penerapannya dalam sebuah rancangan. Namun, eksplorasi material
alternatif masih memerlukan akses terhadap informasi dan dokumentasi yang
memadai, terutama ketika bahan yang dikaji berasal dari limbah.
KUBIC hadir untuk
menjembatani kebutuhan tersebut melalui pendekatan perpustakaan material
berbasis digital. Platform ini dikembangkan sebagai ruang dokumentasi dan
referensi studi awal mengenai potensi material interior berbasis limbah.
Material yang ditampilkan meliputi hasil olah limbah jenis konstruksi, tekstil,
limbah makanan dan UMKN, serta limbah lain di sekitar lingkungan Kampus. Dengan
demikian, pengetahuan tentang material tidak hanya berhenti pada eksperimen
pembuatan sampel, tetapi juga dapat dihimpun dan diakses sebagai sumber
pembelajaran serta pengembangan desain yang berdasarkan dari kepedulian desain
pada sekitar.
Inisiatif ini
relevan dengan tantangan desain berkelanjutan yang menuntut perancang
mempertimbangkan penggunaan sumber daya secara lebih bertanggung jawab.
Material yang sebelumnya dipandang sebagai sisa proses konsumsi atau produksi
berpotensi menjadi objek eksplorasi untuk menghasilkan alternatif bahan bagi
kebutuhan desain interior.
Meski demikian,
potensi tersebut tetap memerlukan kajian lebih lanjut mengenai karakteristik,
ketahanan, keamanan, proses produksi, dan kesesuaian material terhadap
kebutuhan aplikasinya. Dalam konteks ini, KUBIC berperan sebagai pijakan awal
untuk memperluas pengetahuan dan mendorong eksplorasi material, bukan sebagai
pengganti pengujian teknis terhadap kelayakan setiap bahan.
APSDI Menilai
KUBIC Memiliki Kebaruan dalam Bidang Desain Interior
Validasi APSDI
memberikan arti penting bagi pengembangan KUBIC karena inovasi ini tidak
semata-mata dinilai sebagai produk digital, melainkan sebagai sarana
pengembangan pengetahuan dalam disiplin desain interior.
Dalam surat
validasi yang ditandatangani Ketua Umum APSDI, Resky Annisa Damayanti, S.Ds.,
M.Ds., asosiasi tersebut menyatakan bahwa KUBIC memiliki keterkaitan dengan
pengembangan keilmuan dan pendidikan desain interior, khususnya dalam menggali,
memperkenalkan, mendokumentasikan, serta menyediakan akses informasi mengenai
alternatif material interior berbasis limbah.
APSDI juga mencatat
bahwa rintisan dengan konteks yang sama belum pernah ditemui sebelumnya di
Indonesia. Atas dasar telaah tersebut dan sesuai dengan kompetensi serta bidang
keilmuan organisasi, APSDI memberikan validasi atas posisi KUBIC sebagai perintis
platform digital interior waste-based material library di Indonesia.
Pernyataan tersebut
menjadi landasan penting dalam menjelaskan kebaruan KUBIC. Kebaruannya terletak
pada inisiatif pengembangan perpustakaan material interior berbasis limbah yang
terdokumentasi secara digital dan secara khusus dikaitkan dengan kebutuhan
keilmuan desain interior. Dengan demikian, inovasi ini mempertemukan eksplorasi
material, dokumentasi pengetahuan, dan pemanfaatan teknologi digital dalam satu
platform.
Kolaborasi Dosen
dan Mahasiswa sebagai Penggerak Inovasi
Platform
KUBIC yang dikembangkan oleh Program Studi Desain Interior UPN “Veteran” Jawa
Timur melibatkan kolaborasi dosen dan mahasiswa. Adapun melalui kolaborasi tim
berikut, memperlihatkan peran pendidikan tinggi dalam membangun ekosistem
inovasi yang menghubungkan proses pembelajaran, eksplorasi material, dan
pengembangan media pengetahuan. Mahasiswa tidak hanya ditempatkan sebagai
pengguna teknologi, tetapi juga sebagai bagian dari proses pengembangan inovasi
yang berangkat dari persoalan nyata di bidang desain.
Tim Pengembang KUBIC:
- Nabila Anindya Widiarini, S.Ds., M.Ds.
(Inisiator)
- Hardina Atsilia Qurbah, S.Ds., M.Ds.
(Inisiator)
- Vijar Galax Putra Jagat Paryoko, S.T.,
M.Ars. (Inisiator)
- Chintya Sagita Goestien, S.Ds., M.Ds.
- Galuh Marta Dhaniswara, S.DS., M.Ds.
- Shely Vika Putri
- Devin Eka Setiyoko
- Anggi Dwi Lestari
- Wening Rayamita Qurranique
- Agnes Athalia Ayuningrum
- Nela Nur Afifa
Melalui KUBIC,
pengembangan pengetahuan material dapat diarahkan menjadi proses yang lebih
sistematis. Dokumentasi digital membuka peluang agar hasil eksplorasi dapat
ditinjau kembali, dibandingkan, dan dikembangkan untuk kebutuhan pembelajaran
maupun penelitian berikutnya.
Membuka Peluang
Kolaborasi Material Berkelanjutan
Keberadaan KUBIC
berpotensi memberikan manfaat bagi lebih dari sekadar lingkungan akademik.
Mahasiswa dan dosen dapat memanfaatkannya sebagai referensi awal untuk
mengeksplorasi alternatif material, sedangkan peneliti dan praktisi desain
dapat menggunakannya sebagai titik awal dalam mengidentifikasi peluang
pengembangan bahan untuk aplikasi interior.
Dalam jangka
panjang, platform semacam ini juga membuka peluang kolaborasi dengan pelaku
industri, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pihak-pihak yang
memiliki sumber limbah potensial. Kolaborasi tersebut dapat memperluas
eksplorasi material lokal sekaligus membuka kemungkinan peningkatan nilai guna
bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.
Validasi APSDI
menjadi langkah penting bagi KUBIC dalam memperoleh pengakuan pada tingkat
keilmuan nasional. Lebih jauh, inisiatif ini menunjukkan bahwa inovasi di
bidang desain interior tidak harus selalu berwujud furnitur, elemen dekoratif,
atau produk akhir. Pengembangan sistem dokumentasi dan akses pengetahuan juga
dapat menjadi kontribusi inovatif yang mendukung proses perancangan.
Dengan menjadikan
material berbasis limbah sebagai fokus eksplorasi dan platform digital sebagai
medium dokumentasi, KUBIC berupaya memperluas cara pandang terhadap sumber daya
material dalam desain interior. Limbah tidak serta-merta diposisikan sebagai bahan
yang siap digunakan, melainkan sebagai potensi yang perlu diteliti, diolah,
didokumentasikan, dan diuji sebelum diterapkan.
Saat ini KUBIC
dapat diakses melalui laman resmi www.kubic.id. Melalui pengembangan
platform ini, Program Studi Desain Interior UPN “Veteran” Jawa Timur berupaya
memperkuat keterhubungan antara pendidikan desain, inovasi material, teknologi
digital, dan agenda keberlanjutan.
Pada akhirnya,
nilai KUBIC tidak hanya terletak pada upayanya merintis perpustakaan material
digital, tetapi juga pada peluang yang dibukanya untuk membangun pengetahuan
bersama tentang material alternatif. Dari eksplorasi yang berangkat dari
limbah, inovasi ini menawarkan ruang bagi lahirnya gagasan desain interior yang
lebih sadar sumber daya, kolaboratif, dan berorientasi pada masa depan.
Penulis: Galuh
Marta Dhaniswara, S.Ds., M.Ds.
Resource Terkait
Resource lain dengan kategori serupa
News
KUBIC: Inovasi Digital Material Library Berbasis Limbah dari mahasiswa Desain Interior UPNVJT
Mahasiswa dan dosen Program Studi Desain Interior UPN “Veteran” Jawa Timur, sebagai pelopor pengembangan KUBIC (Knowledge Unit for...
News
Desain Interior UPNVJT Rintis KUBIC, Platform Digital Material Berbasis Limbah untuk Aplikasi Interior Pertama di Indonesia
Mahasiswa dan dosen Program Studi Desain Interior UPN “Veteran” Jawa Timur, yang dipelopori oleh Nabila Anindya, S.Ds., M.Ds. dan ...
News
HDII Jawa Timur Validasi KUBIC sebagai Perintis Platform Digital Material Interior Berbasis Limbah
Surabaya - Inovasi KUBIC (Knowledge Unit for Interior Biomaterial Innovation & Collection) yang dikembangkan oleh mahas...